FILM ANIMASI. Sejenis film yang berbahan mentah gambar tangan lalu diolah menjadi gambar bergerak. Pada awal penemuannya, film animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian “diputar” sehingga muncul efek gambar bergerak. Dengan bantuan komputer grafis, pembuatan film animasi menjadi jauh lebih mudah dan cepat. Anggaran juga menjadi lebih murah. Jika semula hanya ada film animasi dua dimensi, selanjutnya bermunculan film animasi tiga dimensi. Pada tahun 1995, film Toy Story produksi Pixar Studios, dengan sutradara John Lasseter, menjadi film komputer animasi pertama yang dikerjakan dengan komputer secara penuh. Film animasi sering memanfaatkan benda-benda mati seperti boneka, meja, kursi, dll. yang bisa dihidupkan dengan teknik animasi. Selain itu, aneka subjek hidup seperti manusia, binatang, dan tumbuhan juga bisa dianimasikan. Prinsip teknik animasi sama dengan pembuatan film dengan subjek hidup yang memerlukan 24 gambar per detik untuk menciptakan ilusi gerak. Film animasi dengan materi rangkaian gambar, baik 2D maupun 3D, yang kemudian dikenal dengan nama film kartun, sekarang banyak diproduksi. Studio Walt Disney di Amerika Serikat sejak lama dikenal sebagai produsen terbesar film kartun dunia, dan dari studio tersebut banyak lahir tokoh-tokoh kartun seperti Mickey Mouse, Donald Duck, Goofy, dll. Sekalipun hanya animasi, namun dalam proses produksinya memerlukan kinerja yang cermat, waktu pengerjaan yang lama, dan teknik-teknik animasi yang sangat rumit. Sebagai contoh, film animasi Final Fantasy VII Advent Children (Sutradara Tetsuya Nomura dan Takeshi Nozue, 2005), yang disebut-sebut sebagai film animasi paling mutakhir, dalam prosesnya memerlukan sekitar 200-an orang animator dan 200-an orang desainer serta kurang lebih 6.000 gambar helai rambut untuk setiap tokohnya. Teknik animasi, selain dipergunakan untuk pembuatan film animasi, juga dipakai untuk pembuatan film iklan, film pendidikan, penulisan judul, dan susunan nama-nama pendukung sebuah produksi film. Lihat abstract animation dan naturalistic animation.

Catatan:

Definisi istilah animasi tersebut dicuplik dari Kamus Istilah Televisi dan Film. Di Indonesia, kamus ini merupakan karya langka. Kita tahu, di negri kita tercinta ini sudah berdiri lembaga penyiaran televisi profesional dan berbagai perguruan tinggi yang bergerak di bidang televisi dan film, tapi sangat sulit mencari buku mengenai istilah-istilah yang biasa digunakan dalam proses produksi televisi maupun film.

Nah, buku karya Ilham Zoebazary ini memuat 2000 lebih entri yang berhubungan erat dengan dunia televisi dan film. Dalam kamus tersebut tercakup berbagai istilah yang biasa digunakan dalam proses produksi program televisi dan karya film, juga istilah-istilah teknis operasional di dalam studio televisi, studio editing, penulisan skenario, hingga istilah-istilah yang biasa digunakan para ahli dalam mengkaji televisi dan film. Sebagian besar entri, khususnya yang berhubungan dengan karya film, disertai contoh-contoh dengan menyebutkan judul film, nama sutradara serta tahun pembuatannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s